Apa WSSD?
Berdasarkan Sidang Umum PBB melalui resolusi No A/RES/55/199 tanggal 10 Desember 2000, menugaskan Commission on Sustainable Development untuk melakukan peninjauan 10 tahun pelaksanaan hasil-hasil KTT Bumi dan menyelenggarakan peringatan 10 tahun KTT Rio tahun 2002 atau WSSD.
WSSD adalah singkatan dari World Summit on Sustainable Development. WSSD dikenal juga sebagai Johannesburg Summit 2002 atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Johannesburg, atau Rio+10. WSSD adalah pertemuan dunia yang akan dihadiri oleh lebih dari 130 kepala negara, lembaga PBB, lembaga finansial multilareral, sector swasta, bisnis, organisasi non-pemerintah, organisasi masyarakat madani (CSO – civil society organization), kelompok media massa, dan kelompok lainnya.
Kapan pelaksanaan WSSD?
WSSD dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 2-11 September 2002, setelah diselenggarakan empat kali pertemuan persiapan (PrepCom meeting). Pelaksanaan WSSD tidak bisa dilepaskan dari proses persiapan dari bawah, yaitu dari tingkat daerah, nasional, subregional, regional, dan empat kali persiapan.
Pada 30 April 2001, CSD yang menjadi PrepCom (Preparatory Committee) WSSD, melaksanakan sidangnya yang ke-10 yang menjadi sidang PrepCom I di kantor PBB New York antara lain untuk memilih Bureau PrepCom. Secara aklamasi sidang CSD memilih Prof Emil Salim sebagai ketua Bureau PrepCom atau Ketua PrepCom yang akan memimpin sidang-sidang persiapan WSSD.
Persiapan subregional Asia Tenggara sudah dilaksanakan di Manila (17-19 Oktober 2001) dan regional Asia Pasifik di Phnom Penh Kamboja (27-29 November 2002). Menyusul kemudian baru saja diselenggarakan rapat PrepCom II di New York tanggal 28 Januari-8 Februari 2002.
PrepCom III akan diselenggarakan di 25 Maret-5 April 2002 di New York. Kemudian PrepCom IV, yang terakhir, yang menjadi pertemuan persiapan tingkat menteri akan diselenggarakan di Jakarta tanggal 27 Mei-7 Juni 2002.
Jelaskan mengenai PrepCom IV!
PrepCom IV, yang menjadi pertemuan persiapan akhir, di Jakarta menjadi paling penting karena di Jakarta akan ditetapkan semua dokumen yang akan disahkan atau ditandatangani di Johanessburg.
Paling tidak akan hadir lebih dari 6.000 orang dari berbegai negara dan organisasi. Karena PrepCom IV juga adalah pertemuan tingkat menteri, maka akan hadir menteri dan pejabat tingkat tinggi dari berbagai negara. Karena pertemuan ini bukan pertemuan lingkungan, menteri yang hadir juga termasuk menteri ekonomi, keuangan, dan menteri sektoral lainnya.
Apa tujuan WSSD?
WSSD bertujuan untuk mengevaluasi perubahan global dan menghasilkan aksi yang nyata untuk meningkatkan kehidupan manusia dengan tetap melestarikan sumber daya alam di dunia yang terus meningkat populasinya, meningkat permintaan air bersih, manakan, energi, layanan kesehatan, sanitasi, tempat tinggal dan keamanan ekonomi. WSSD akan memfokuskan perhatian dunia pada aksi nyata untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.
WSSD akan melihat pelaksanaan hasil-hasil UNCED (United Nations Conference on Environment and Development) di Rio de Janeiro tahun 1992 atau lebih dikenal dengan KTT Bumi atau KTT Rio, terutama pelaksanaan Agenda 21.
Sederhananya WSSD akan mengevaluasi apakah pertumbuhan dunia berkelanjutan dengan tetap melestarikan sumber daya alam dan apakah setiap negara sungguh-sungguh melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development). Pada prinsipnya WSSD mengevaluasi 10 tahun pelaksanaan sustainable development seperti yang dimandatkan oleh pertemuan Stockholm 1972 dan KTT Bumi.
Apa bedanya KTT Bumi dengan WSSD?
Salah satu yang membedakan KTT Bumi dengan WSSD adalah pendekatannya. Kalau KTT Bumi adalah pertemuan kepala pemerintahan, WSSD adalah pertemuan masyarakat dunia karena WSSD juga menyertakan major groups (kelompok utama) dalam masyarakat. Selain itu kalau KTT Bumi lebih menekankan diri sebagai konferensi mengenai lingkungan, WSSD sekarang ini lebih menekankan pada pembangunan berkelanjutan dan bukan pertemuan yang hanya membahas lingkungan. Karena itu, kalau di KTT Bumi yang hadir adalah menteri lingkungan setiap negara, di WSSD hadir menteri lainnya, seperti menteri keuangan, perdagangan dan menteri sektoral lainnya. Kalau di KTT Bumi yang hadir lebih banyak organisasi non-pemerintah yang bergerak di bidang lingkungan, di WSSD segala macam organisasi akan dilibatkan sesuai dengan kelompok utamanya.
Jelaskan mengenai Pertemuan Stockholm!
Pada tahun 1972 untuk pertamakalinya PBB menyelenggarakan pertemuan internasional yang membahas mengenai lingkungan di Stockholm, Swedia. Pertemuan internasional itu dihadiri oleh 113 negara. United Nations Conference on the Human Environment, demikian nama resminya, bertujuan untuk menyampaikan tantangan lingkungan global. Pertemuan itu antara lain membahas mengenai persoalan polusi regional dan hujan asam di Eropa bagian utara. Pertemuan itu melihat perlunya satu pandangan bersama (common outlook) dan prinsip umum (common principle) yang bisa memberikan inspirasi dan pedoman bagi masyarakat dunia dalam melestarikan dan memperbaiki lingkungan. Salah satu hasil penting adalah dibentuknya UNEP (United Nations Environmental Programme).
Bagaimana proses dilaksanakannya WSSD?
Proses menuju WSSD dilaksanakan dari bawah (bottom up).
Jelaskan mengenai sustainable development!
Tahun 1983 PBB membentuk Komisi Dunia untuk Lingkungan dan Pembangunan atau World Commission on Environment and Development (WCED) yang ditugaskan untuk mencari dan merumuskan persoalan global lingkungan dan pembangunan. Salah satu hasil dari lembaga ini adalah laporan yang diberi judul "Our Common Future" atau disebut juga The Brundtland Report tahun 1987.
Laporan itu menekankan persoalan lingkungan global yang mengancam akibat dari kemiskinan di negara Selatan (berkembang) dan konsumsi berlebihan di negara Utara (maju). Laporan juga mendefinisikan sustainable development sebagai "that which met the needs of present generations without compromising the ability of future generations to meet their needs" (memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya).
Berdasarkan laporan itu, kemudian PBB menyiapkan UNCED.
Jelaskan mengenai KTT Bumi atau UNCED?
UNCED berlangsung antara tanggal 3-14 Juni 1992 di Rio de Janeiro, Brazil. Pertemuan itu dikenal juga sebagai KTT Bumi atau Earth Summit. Sebanyak 103 kepala negara dan 179 pemerintahan menghadiri pertemuan dunia itu. Ketika itu sifat pertemuan masih terfokus pada lingkungan hidup dan pertemuan negara bukan masyarakat. Paralel dengan pertemuan resmi, diadakan juga People Forum yaitu pertemuan dan kegiatan yang diselenggarakan oleh organisasi non-pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya sidang resmi dan sebagai alternatif dari pertemuan resminya.
Apa saja hasil dari KTT Bumi?
The Rio Principles. Ada dua prinsip penting yang dirancang supaya para pemerintahan dunia serius melindungi lingkungan dan membangun dengan penuh tanggung jawab. Prinsip itu adalah "precautionary principle" dan"common but differentiated responsibilities."
Konvensi Perubahan Iklim dan Konvensi Keanekaragaman Hayati. Ada dua konvensi PBB yang ditandatangani di KTT Bumi yaitu Konvensi Perubahan Iklim (United Nations Framework Convention on Climate Change) dan Konvensi Keanekaragaman Hayati (United Nations Convention on Biological Diversity).
The Rio Forestry Principles. Selain dua konvensi KTT Bumi menelurkan satu dasar-dasar negosiasi untuk dikembangkan menjadi Konvensi Kehutanan Internasional yaitu Rio Forestry Principles.
Agenda 21. Salah satu hasil paling penting dari KTT Bumi adalah Agenda 21. Agenda 21 adalah suatu cetak biru untuk keberlanjutan dan menjadi dasar dari strategi pembangunan berkelanjutan. Agenda 21 berisi langkah-langkah yang harus dilaksanakan oleh semua orang agar pembangunan yang dilakukan berkelanjutan.
Commission on Sustainable Development (CSD). Agenda 21 menetapkan harus dibentuk CSD karena itu Sidang Umum PBB mengeluarkan resolusi nomor 47/191 mengenai pembentukan CSD tahun 1992. CSD dibentuk untuk bisa efektif mengikuti penerapan hasil-hasil KTT Bumi, meningkatkan kerja sama internasional, merasionalisasi kapasitas pengambilan keputusan antar pemerintah, dan mencermati kemajuan pelaksanaan Agenda 21 di tingkat lokal, nasional, regional, dan internasional.
Jelaskan mengenai Agenda 21!
Agenda 21 adalah semacam pedoman aksi untuk mempromosikan atau melaksanakan pembangunan berkelanjutan. Agenda 21 dibagi menjadi empat bagian (Section), selain penduluan (Preamble) yaitu:
Jelaskan mengenai major groups atau kelompok utama!
Agenda 21 menyebutkan adanya sembilan major groups yaitu perempuan, anak/pemuda, masyarakat adat (indigenous people), organisasi non-pemerintah bidang lingkungan hidup, pemerintah daerah (local authority), buruh/serikat buruh, bisnis/industri, ilmuwan, dan petani.
Apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia?
Pemerintah Indonesia sudah membentuk panitia persiapan nasional untuk WSSD. Ada tiga menteri (Menteri Lingkungan Hidup Nabiel Makarim, Menteri Luar Negeri N Hassan Wirajuda, Menko Ekuin Dorojatun Kuntjoro Jakti) menjadi ketua panitia yang dibantu oleh penasehat (Menko Polkam, Menko Kesra, Menkeu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/KaBappenas, Sekretaris Negara, Kapolri).
Erna Witoelar mendapat tanggung jawab sebagai ketua harian. Ketua Harian dibantu oleh sejumlah asisten beberapa dubes dan dari Indonesia People's Forum, dan sekretaris dari kantor menteri LH deplu.
Ada dua bidang kerja yang dikoordinasikan oleh Ketua Harian yaitu bidang substansi (Ketua I Effendi Sumardja dan Ketua II Makarim Wibisono) dan bidang dukungan umum (Ketua I Sudarsono dan Ketua II Arizal Effendi).